NRP : 14.04.1227
- Apakah Arsitektur Komputer itu ?
- Arsitektur komputer adalah atribut atribut sebuah sistem komputer, dilihadari sudut pandang seorang programmer.
Dalam hal ini struktur konseptual dan perilaku fungsional sistem komputer.
- Struktur konseptual : menyangkut bagaimana komponen komponen tersebut disalinghubungkan (diinterkoneksikan).
- Perilaku fungsional (fungsional behaviour ) : menyangkut fungsikomponen2 secara individual, dan sebagai bagian dari struktur(aliran informasi dan kendali antar komponen2 dalam struktur)
- ORGANISASI KOMPUTER :
Bagaimana mewujudkan arsitektur komputer secara perangkat keras
Arsitektur dan Organisasi berkaitan dengan Atribut-atribut yang tampak bagi programmer
Set Instruksi, jumlah bit yang digunakan untuk penyajian data, mekanisme I/O, teknik pengalamatan.
Contoh : apakah tersedia instruksi untuk perkalian
Organisasi komputer berkaitan dengan unit-unit operasional dan interkoneksinya yang merealisasikan spesifikasi arsitektural
Control signals, interfaces, memory technology.
Contoh : apakah instruksi perkalian diimplementasikan secara hardware, ataukah dikerjakan dengan penambahan secara berulang?
- Arsitektursama, oragnisasidapatberbeda
- Arsitekturbertahan lama, organisasimenyesuaikanperkembanganteknologi
Family IBM system/ 370 memiliki arsitektur dasar yang sama.
Memberikan compabilitas instruksi level mesin
At least backwards
Organisasi antar versi memiliki perbedaan
Fungsi dan Struktur
:Struktur adalah bagaimana masing-masing komponen saling berhubungan satu sama lain
:Fungsi merupakan operasi dari masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur
Fungsi
:Semua komputer memiliki 4 fungsi :
- Pengolah data – Data processing
- Penyimpan data – Data Storage
- Pemindah data – Data Movement
- Kendali – Data Control
Bab 2 Jenis dan operasi Dasar Memory
Jenis dan Operasi Dasar Memori
Jenis Memori
- memori internal adalah memori yang dapat diakses langsung oleh prosesor, yaitu : register yang terdapat di dalam prosesor, cache memori dan memori utama yang berada di luar prosesor.
- memori eksternal adalah memori yang diakses prosesor melalui piranti I/O, yaitu disket dan hardisk, optical disk, magnetic tape
- ROM (Read Only Memory)
ROM diisi oleh pabrik pembuatnya berupa program-program pokok yang diperlukan sistem komputer.
Isi dari ROM tidak boleh hilang atau rusak karena bisa menyebabkan komputer tidak berfungsi, sehingga untuk pencegahannya ROM dirancang hanya bisa dibaca.
Namun pada kasus lain memungkinkan untuk merubah isi ROM, dengan cara memprogram kembali instruksi-instruksi didalamnya.
ROM yang dapat diprogram kembali :
PROM (Programmable Read Only Memory) : hanya dapat diprogram 1 kali saja.
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) : dapat dihapus dengan sinar ultraviolet dan diprogram berulang kali, contoh : BIOS
EEPROM(Electricaly Erasable Programmable Read Only Memory) : dapat dihapus dengan pulsa electric dan diprogram berulang kali, contoh : flash memory menyimpan gambar pada kamera digital
- RAM (Random Access Memory)
berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
dapat ditulis dan dibaca
Data yang tersimpan akan terhapus jika komputer dimatikan (volatile)
Terdiri dari
- Static RAM (SRAM), tidak memerlukan refresh, contoh : L1, L2 cache
- Dynamic RAM (DRAM), memerlukan refresh, contoh : RAM
Cache memory adalah tempat menyimpan data sementara.
Cara ini dimaksudkan untuk meningkatkan transfer data dengan menyimpan data yang pernah diakses pada cache tersebut, sehingga apabila ada data yang ingin diakses adalah data yang sama maka maka akses akan dapat dilakukan lebih cepat.
Cache memori ini adalah memori tipe SDRAM yang memiliki kapasitas terbatas namun memiliki kecepatan yang sangat tinggi dan harga yang lebih mahal dari memori utama.
Cache memori ini terletak antara register dan RAM (memori utama) sehingga pemrosesan data tidak langsung mengacu pada memori utama.
Level Cache Memory
Cache memori ada tiga level yaitu L1,L2 dan L3.
Cache memori level 1 (L1) adalah cache memori yang terletak dalam prosesor (cache internal). Cache ini memiliki kecepatan akses paling tinggi dan harganya paling mahal.
Cache level 2 (L2) memiliki kapasitas yang lebih besar. Namun cache L2 ini memiliki kecepatan yang lebih rendah dari cache L1. Cache L2 terletak terpisah dengan prosesor atau disebut dengan cache eksternal.
Sedangkan cache level 3 hanya dimiliki oleh prosesor yang memiliki init lebih dari satu misalnya dualcore dan quadcore. Fungsinya adalah untuk mengontrol data yang masuk dari cache L2 dari masing-masing inti prosesor.
Cara Kerja Cache Memory
Jika prosesor membutuhkan suatu data, pertama-tama ia akan mencarinya pada cache.
Jika data ditemukan, prosesor akan langsung membacanya dengan delay yang sangat kecil.
Tetapi jika data yang dicari tidak ditemukan,prosesor akan mencarinya pada RAM yang kecepatannya lebih rendah.
Pada umumnya, cache dapat menyediakan data yang dibutuhkan oleh prosesor sehingga pengaruh kerja RAM yang lambat dapat dikurangi. Dengan cara ini maka memory bandwidth akan naik dan kerja prosesor menjadi lebih efisien.
Kapasitas memori cache yang semakin besar juga akan meningkatkan kecepatan kerja komputer secara keseluruhan.
Operasi Sel Memori
Elemen dasar memori adalah sel memori
Sifat sel memori :
- Sel memori memiliki dua keadaan stabil (atau semi-stabil), yang dapat digunakan untuk merepresentasikan bilangan biner 1 atau 0.
- Sel memori mempunyai kemampuan untuk ditulisi (sedikitnya satu kali).
- Sel memori mempunyai kemampuan untuk dibaca.
Sel memori dapat menyimpan informasi sebesar 1 byte (8 bit)
Tiap sel memori diberi suatu alamat (address) dimulai dari 0 sampai dengan jumlah dari sel memori dikurangi 1
Contoh : Memori 1MB
1KB = 1024 byte
1MB = 1024 KB
1MB = 1024×1024 = 1048576 byte
1048575(10) = FFFFF(16)
alamat terendah 00000 sampai alamat tertinggi FFFFF
Bab 3 Sistem Bilangan
Memory komputer terdiri dari sejumlah angka.
Memory tidak menyimpan angka desimal (base 10).
Angka yang disimpan berupa bilangan Biner (base 2)
Dalam memory menggunakan hex (basis 16)
Desimal
- Bilangan basis 10 yang terdiri dari kemungkinan 10 digit (0-9).
- Tiap digit berupa bilangan pangkat 10 yang di asosiasikan berdasarkan posisinya
- Bilangan basis 2 berupa campuran dari kemungkinan 2 digit (0 dan 1).
- Tiap digit berupa bilangan pangkat 2 yang diasosiasikan berdasarkan posisinya
- BIT= binary Digit
Hexadesimal (hex)
- Bilangan basis 16.
- Memiliki 16 kemungkinan digit
- 0-9 dan A-F (untuk merepresentasikan 10 – 15)
- Tiap digit berupa bilangan pangkat 16 yang diasosiasikan berdasarkan posisinya
Konversi Biner dan Hex ke Desimal
8A2Dh =8*163+A*162+2*161+D*160
=35373d
11101b =1*24+1*23+1*22+0*21+1*20
= 29d
Detail.
8A2D = 8*163+A*162+2*161+D*160
=((8*16+A)*16+2)*16+D
=((8*16+10)*16+2)*16+13
=35373d
Kalikan digit hex pertama (8) dengan 16 dan tambah dengan digit ke dua (A). Hasilnya di kalikan dengan 16 dan tambahkan dengan digit ke tiga(2). Hasilnya kalikan dengan 16 dan tambahkan dengan digit selanjutnya(D),…..
Konversi Bilangan Biner ke Desimal (idem dg hex)
1 1 1 0
11101b= 1*2+1è3*2+1è7*2+0è14*2+1=29d
2 B D 4
2BD4h =2*16+11è43*16+13è701*16+4=11220d
8A2D=((8*16+A)*16+2)*16+D
Konversi Desimal ke hex (Modulo)
11172d=11172 ÷ 16= 698 sisa 4
698 ÷ 16=43 sisa 10 (A)
43 ÷ 16 =2 sisa 11 (B)
2 ÷ 16=0 sisa 2
=2BA4h
Atau
11172d =698 *16 + 4
698d =43*16+10(A)
43d =2*16+11(B)
2d =0*16+2
Konversi Desimal ke Biner
95 = 47*2+1
47 = 23*2+1
23 = 11*2+1
11 = 5*2+1
5 =2*2+1
2 =1*2+0
1 =0*2+1
Diperoleh 101111b
95 ÷ 2=47 sisa 1
47 ÷ 2=23 sisa 1
23 ÷ 2=11 sisa 1
11 ÷ 2=5 sisa 1
5 ÷ 2=2 sisa 1
2 ÷ 2=1 sisa 0
1 ÷ 2=0 sisa 1
Modulo
Konversi hex ke biner
2B3Ch
Untuk melakukan konversi
hex ke biner, pisahkan
masing-masing digit menjadi 4 bit
per digit-nya
2 B 3 C
0010 1011 0011 1100
Diperoleh 0010101100111100b=2B3Ch
Konversi Biner ke Hex
- 1110101010b
11 1010 1010 = 3AAh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar